Dalam kesempatan
kali ini, kami dari Mata Pena akan membahas mengenai kuliah umum Prodi
Administrasi Negara FISH UNESA yang diadakan oleh kawan-kawan PKAP siang tadi. Kuliah
umum dengan tema seperti judul artikel ini menghadirkan Ketua Komite
Internasional Kamar Dagang Indonesia, Bapak Hengky Kurniadi berlangsung dengan
sukses. sebagai pusat kajian, acara ini benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa
maupun pembangunan prodi admnistrasi negara sendiri.
“Indonesia adalah
Negeri yang kaya, dari Sabangsampai Merauke tidak terhitung seberapa besar
kekayaan Indonesia. akan tetapi sungguh disayangkan karena kita tidak mampu
mengelola itu semua dengan baik”. Kalimat inilah yang pertama kali dilontarkan
oleh narasumber untuk membuka materi kuliah umum ini. Sebagai seorang
pengusaha, beliau banyak memberikan motivasi-motivasi serta membagikan ilmu dan
pengalaman-pengalamannya selama ini. Dari mulai pengalamannya dalam merintis
usahanya hingga bagaimana mempertahankan sebuah kewirausahaan agar tetap eksis.
Hal yang
mungkin tidak bisa dilupakan oleh peserta adalah bagaimana prinsip
kewirausahaan yang dimiliki beliau. Menurut beliau,“Jika kita membuka suatu
usaha, kita tidak hanya menolong diri kita sendiri agar bisa sejahtera, akan
teetapi kita juga akan membagakan kelurga serta menolong orang lain”. Jadi,
yang ditekankan oleh beliau adalah agar jika kita sudah menjadi pengusaha yang
sukses, maka kita tidak boleh lupa bahwa tujuan kita tidak hanya untuk diri
sendiri, melainkan untuk orang lain juga.
Dalam kesempatan
ini pula Pak Henky Kurniadi membagikan tips bagi kawan-kawan mahasiswa Prodi
Administrasi Negara yang ingin membuka sebuah usaha tapi masih belum punya
modal. Pertama adalah kita bisa mengawalainya dengan bekerja di sebuah
perusahaan yang besar. Dalam perusahaan tempat kita bekerja ini, kita juga
harus belajar mengenai praktik kewirausahaan yang teori-teorinya sudah kita
dapatkan di bangku kuliah. Setelah kita mengetahui bagaimana menjalankan sebuah
usaha dari produksi hingga penjualan, maka langkah yang harus dilakukan adalah
mencari relasi yang mempunyai modal. Dengan memiliki relasi yang mempunyai
modal tersebut, kita dapat bekerja sama untuk membuka usaha sendiri. Relasi kita
sebagai pemodal dan kita sebagai orang yang menjalankan modal tersebut. Setelah
kita memiliki usaha sendiri dan sudah besar, maka yang perlu kita lakukan
selanjutnya adalah membuat usaha lain yang berhubungan dengan usaha kita. Contoh
adlah ketika kita memiliki usah real
estate, maka kita juga harus membuat usaha besi, bata, cat, dll yang dapat
mendukung usaha utama kita. Hal ini ditujukan untuk menekan biaya produksi
serta menguasai pasar. Jika kita belum mampu membuka usaha pendukung sendiri,
maka yang bisa kita lakukan adlah mencar relasi yang memilki usaha pendukung
bagi usaha kita dengan mengajak kerja sama terikat.
Selain tips
diatas, narasumber juga memberikan kitasebuah nasihat, yaitu “kepercayaan
adalah bonafit bagi seorang pengusaha”. Dan diakhir pembicaraannya beliau
berkata dengan senyumannya bahwa beliau akan menunggu pengusaha-pengusaha baru
dari Prodi Administrasi Negara yang akan membangun ekonomi Indonesia dan mampu
menjawab tantangan di era Global saat ini. Semoga bermanfaat....
Praja Chakti Abdi Negara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar